Semua Ada Jalannya!

Standard

Hidup itu adalah skenario Tuhan yang luar biasa indahnya. Ketika kita berpikir bahwa suatu hal akanlah sangat sulit dilalui, coba rasakan bahwa ternyata Tuhan memberikan jalan sehingga kita juga bisa merasakan indah diantara kesulitan itu. Manusia memiliki segudang rencana, cita-cita untuk hidupnya, dan manusia harus berusaha untuk menjadikan segalanya menjadi kenyataan. Tapi kembali lagi, Tuhan sudah memiliki naskah tetap untuk kehidupan kita. Bukan berarti kita tidak perlu berusaha untuk mewujudkannya, kita harus tetap berusaha karena Tuhan yang kita kenal adalah Tuhan yang paling bijak. Tapi Dia tau apa yang terbaik untuk kita. Jadi, jangan kecewa atas apa yang kita hadapi dan apa yang kita dapatkan, teruslah berusaha.

Dan tetap ingat bahwa Tuhan Maha Bijaksana, dan Tuhan tau apa yang yang terbaik untuk kita.

🙂

ketika rindu tak tertahankan-

Standard

Tuhan, tolong saya..

saya rindu senyumannya..

saya rindu suaranya..

saya rindu tawa candanya..

saya rindu pelukannya..

bahkan saya rindu marahnya..

Tuhan tolong saya..

sembuhkan dirinya dengan kuasaMu Tuhan..

Tuhan, tolong saya..

saya butuh dia..

Tuhan tolong saya..

saya mohon..

Image

Senandung Cinta-Khalil Gibran

Standard

 

actually this is my first poetry reading, a very touchy poetry by Khalil Gibran.

*just click below here* 🙂

 

Senandung Cinta

Jiwa yang terkapar nada rindu mengusik kalbu 
Nyanyian yang tiada pernah tergores tinta 
Nada kasih mengalir menembus sukma 
Menyentuh batin mengalirkan sayang

Nyanyian yang tiada pernah tergores tinta 
Sungguh…betapa segala resah mendesah 
Bimbang mengguncang dalam ketidak-abadian 
Untuk siapa nada ini kan menyapa

Di relung jiwa bersemayam segala rasa 
Terhempas risau, melayang hilang 
Menjelajah hati menjawab tanya 
Hadir membayang dalam bayang-bayang 
Getar ujung jemari kabarkan kehadirannya 
Nyata terasa getaran dijiwa. 
Bening air mata, berkaca-kaca 
Bak air telaga yang memantulkan gemerlap bintang

Sendu merayu ditengah heningnya malam 
Bercengkrama bersama titik-titik embun 
Membongkar dinginnya kabut rahasia 
Hingga kebenaran, datang menjelang

Nada lahir dari ujung renungan 
Mengalun bersama kesunyian 
Menepis semua kebisingan 
Mengalir diantara mimpi dan bayangan

Adalah cinta terbawa nyata diantara alunan nada 
Rindu memecah sepi, lantang bergemuruh menderu hati 
Menabur mimpi, dalam hasrat menggebu di ujung rindu 
Dibalik nada-nada cinta, aku menemukanmu

Happy Birthday Muhammad Abdul Muhaimin

Standard

tanggal 20 september yang lalu abang miminku ulang tahun.

berharap banget dia ada di indonesia dan aku bisa kasih sesuatu special untuk dia.

tapi akupun gak kehilangan akal untuk kasih yang terbaik yang bisa aku kasih untuk dia.

aku bikin foto video dan alhamdulillah ada kado yang bisa aku kasih ke dia dengan menitipkan ke temannya yang kebetulan sedang datang ke Indonesia.

ini dia sesuatu sederhana yang bisa aku kasih untuk lelaki yang sangat aku sayang.

Image

ada juga video yang aku buat tepat di malam ulang tahunnya, aku persiapkan ini special untuk dia, rencananya sih mau skype. tapi ternyata internetnya lagi gak bersahabat, jadilah aku buat video ini untuk dia. mudah2an dia suka. video ini juga prosesnya panjaaaang banget..maklum,aku kan gaptek banget. hehehee…

dan ada satu lagi pemberian untuk abangku ini. sepasang sepatu yang memiliki perjalanan panjang juga untuk mendapatkannya dan menitipkannya ke temannya yang baru kukenal dalam waktu beberapa hari. terima kasih arwith dan pacarnya fergie untuk bantu aku sampaikan barang ini untuk lelakiku tersayang 🙂

alhamdulillah sepatunya sesuai. ini dia fotoin untukku.hehehee 🙂

Image

rasanya happy banget bisa berbagi kebahagiaan dengan orang yang kita sayang. dia happy aku happy semua happy.

dear abang,

semoga dengan bertambahnya umur kamu..bertambah juga kedewasaan yang ada pada dirimu.

semoga dipanjangkan umur dan disehatkan selalu lahir batinnya.

semoga dipermudah juga segala urusan yang dihadapi,semoga diperlancar juga rezekinya.

semoga sisa umur yang dimiliki ada selalu dalam berkah, rahmat dan lindungan Allah SWT.

semoga selalu berlimpah kebahagiaan dunia dan akhirat.

amin.

vita sayang kamu abang ♥♥

Aside

sedikit bercerita tentang kedatangan seseorang bernama Muhammad Abdul Muhaimin yang biasa dipanggil dengan sebutan mimin atau abang atau abang mimin ♥♥

tanggal 19 April 2012 lalu, abang mendarat di bandara Soekarno Hatta dan langsung menuju Thamrin Residence apartment untuk bertemu seorang wanita bernama Nadia Novita aka gue! hihihiiyyyy 😀

rasanya mau ketemu setelah 4 bulan terpisahkan ituuuuuu….. deg2an banget, super deg2an..

tapi rasa kangen sudah berhasil menghapus rasa deg2an itu, dan berubahlah menjadi suatu kebahagiaan 🙂

abang yang tinggal di negara tetangga ini, memiliki komitmen untuk datang mengunjungi gue setiap 4 bulan sekali. ini benar2 berarti buat gue. setidaknya gue bertambah yakin kalo abang memang serius sama gue..*hehehee ya gak, bang? 😉

pertama abang datang, gue langsung bawa dia ketemu mama yang masih terbaring di tempat tidur pasca penyakit yang dideritanya. rasanya lega banget udah mengenalkan abang ke mama. mata mama terbuka sangat lebar ketika dikenalkan abang. mungkin mama pikir itu kak arif yah, kakak gue yang saat ini masih kuliah di Jerman. semua penghuni rumah gue *kecuali dedek dio yang masih baby* berpendapat bahwa abang mirip banget sama kak arif. gue juga bingung, padahal menurut gue mereka beda banget. yaaaah, kalo kata kak arif, “kamu yah emang terlalu sayang sama aku, sampe cari pacar juga yang mirip-mirip sama aku”. ampuuuun deh nyerah…. tapi yah mungkin abang mirip kak arif atau abang mirip gue adalah suatu pertanda bahwa kita jodoh. aminnnn! hahahaaa *ngarep.com yeay 😀

inilah foto abang dan gue dihari pertama abang datang ♥

Image

gue dan abang itu teman lama sejak 2007 dan baru dipersatukan dalam sebuah pemikiran dan rasa pada akhir tahun 2011 ♥

akhir tahun 2011 kita mencoba menjalani sebuah hubungan “lebih dari teman” dimana hubungan ini memiliki tantangan yang lebih besar karena gue tinggal di Jakarta dan abang tinggal di Kuala Lumpur. ternyata hari demi hari, bulan demi bulan berlalu dan alhamdulillah kita berhasil menjalaninya. bahkan rasa sayang itu semakin tumbuh ♥ selama 4 bulan kami dibantu oleh skype dan blackberry. mereka adalah sahabat kami. mereka yang berhasil buat sesuatu yang kami rasakan terasa semakin kuat 🙂 hihiy

selama di jakarta, begitu banyak kegiatan random yang abang dan gue lakukan. dan yang lebih seru adalah setiap gue dan abang pacaran pasti ada aja makhluk-makhluk lain yang ikutan, ada adek dio, mbak caci, kak amel, adek fadil bahkan mas yanto. lucu juga sih ajak abang jalan-jalan bonus orang-orang itu. gue bawa dek dio di trolley, sedangkan kak amel bawa dek fadil di trolley, orang yang lihat mungkin bingung abang itu ayah dari anak yang mana. hehehehe 😀 tapi akhirnya, abanglah yang bawa trolley dio, dan dia juga yang bantu urus dio. hihihii happy banget rasanyaaaa ♥

selama satu minggu abang di jakarta, rasanya gue happy banget. ada yang nemenin belanja, ada yang nemenin jalan-jalan. rasanya seolah gue lagi liburan. pagi hari, gue bangunin abang di kamarnya (abang tinggal di hotel yang ada di apartment gue tinggal), lalu gue ajak abang untuk jalan-jalan di sekitar kolam renang sambil gue suapin dio sarapan pagi. kak amel dan dek fadil juga ikut jalan-jalan pagi, bahkan mama dan nurse juga ikut. ini memang aktivitas pagi yang biasa gue lakukan, tapi semua bertambah happy ketika ada abang yang bisa temani kita semua. selama di jakarta, awalnya gue dan abang cuma jalan-jalan sekedar ke GI atau abang nemenin gue belanja di hypermart thamrin city, tapi hari-hari selanjutnya, kegiatan kami semakin random bersama orang-orang random. random ke taman anggrek, random ke monas, random ke ancol naik gondola dan makan di bandar jakarta, semuanya serba random. tapi inilah yang buat gue semakin happy, yaaa mudahmudahan abang juga happy, semua happy 😀 ♥

oiyaa, gue juga udah sukses kenalin abang ke papa. respon papaaaa…hmmm, yah baik-baik aja, tapi kan papa itu unpredictable..jadi yah berdoa sajalah biar papa okeeee.hehe tapi sejauh ini mereka nyambung kayaknya kalo ngobrol 😀

ini sedikit fotofoto saat abang di jakarta 🙂

Image

(abang dan dedek dio)

Image

(bersama pasukan nyamuk nyamuk dan minta tukang foto keliling buat fotoin kita di monas, inilah hasilnya heheee)

Image

(abang mamam padang)

Image

(perdana naik gondola)

Image

(makan di bandar djakarta-ancol)

Image

(jalan pagi bersama abang, mama, kak amel, dek fadil dan dek dio)

Image

(nyamnyam ramen di waraku-grand indonesia)

7 hari berlalu terasa begiiiiiiituuu menyenangkan 🙂 ♥ isinya tawa canda bahagia walau ada aja sedikit hal-hal rempong yang harus dihadapi.

sampai akhirnya abang harus pulang dan kembali ke negaranya, gue cuma bisa nangis dan sedikit bubarrr, tapi gapapa gue yakin kita sama-sama kuat dan bisa jalani ini dengan sebaik-baiknya.

gue sayang banget sama manusia satu itu, abang Muhammad Abdul Muhaimin. dan entah kenapa kita begitu yakin kalo kita akan jadi hinggal tahap-tahap selanjutnya. bismillah saja 🙂

oiya ada satu lagi yang gue bikin untuk abang, ini diaaa…

Image

frame yang gue buat hanya dalam waktu kurang lebih 2 jam 🙂 frame ini gue buat di malam sebelum abang pulang. mudah-mudahan abang suka dan bisa simpan barang ini baik-baik.

yah sekianlah cerita lala lili tentang kedatangan abang ke Jakarta 19 April lalu.

heheee… i love you, bang! i miss you so much! hug, kiss muah :* ♥

halo, abang ♥

Standard
telah datang atas nama cinta
ketika yang berbicara bukanlah sekedar logika tetapi juga rasa
semua tumbuh perlahan bagai bunga bermekaran
terlihat cantik dan begitu indah
ketika air mata berubah menjadi tawa
bahagia merasuk dalam dada
yang nampak hanyalah canda
ketika Tuhan mulai menuntun arah
samar itu menjadi jelas
keraguan menjelma menjadi keyakinan
tinggalah doa yang terpanjatkan

hari ke 203!

Standard

hari ini, 11 Februari 2012, hari ke 203 sejak nyokap jatuh sakit, adek dio pun sudah 4 hari sakit.

mungkin gue ini berbeda dengan teman-teman gue yang lainnya. setelah wisuda kemaren, semua sibuk untuk mencari pekerjaan, sibuk mencari beasiswa untuk melanjutkan program S2, bahkan banyak juga yang sibuk menyibukan dirinya mengikuti kegiatan seperti kursus atau les-les tertentu.

dulu gue berpikir, ketika lulus wisuda nanti gue akan melanjutkan program studi S2 di jerman menyusul kakak gue yang sudah lebih dahulu kuliah disana. impian yang begitu indah. setelah lulus S2 di sana, gue berencana mencari pekerjaan dan membuat kehidupan kecil yang indah di sana. mengajak adek dio dan menyekolahkannya di sana dengan biaya yang gue dapatkan sendiri. impian yang begitu tertata rapih dan terdengar begitu indah. membayangkannya saja, gue bisa tersenyum bahagia.

tapi sekarang kenyataannya berbeda. begitu mudah dan misteriusnya rencana Allah buat kehidupan gue. satu bulan sebelum gue wisuda, nyokap sakit keras. hal ini membuat gue memutar semua rencana indah yang sudah gue rangkai menjadi rencana indah yang tidak terencana. ketika teman-teman diluar sana sedang sibuk menata kehiduapannya dengan pekerjaan atau pendidikan. disini, gue menata kehidupan gue dengan menata kehidupan keluarga gue. apa yang gue lakukan sekarang mungkin bukanlah kegiatan umum yang dilakukan oleh teman-teman gue.

gue pernah cerita punya adek kecil yang bernama faldio, yang lebih akrab dipanggil dio. umurnya saat ini adalah 15 bulan. gue tinggal sekarang bareng dia dan bokap gue, dibantu oleh 1 orang pembantu. sementara itu, semenjak nyokap keluar dari rumah sakit, nyokap kembali tinggal bersama kami, ditemani oleh satu orang perawat dan satu orang asisten perawat. kakak gue masih di jerman, dia sesekali pulang untuk melihat kondisi nyokap dan keluarga.

sehari-hari yang harus gue lakukan adalah mengatur keluarga gue. dimulai dari merawat nyokap, mengatur segala keperluannya, aktivitasnya, kesehatannya, dan perencanaan medis yang akan dilakukan mendatang. disisi lain, gue harus menjaga adek gue yang masih kecil. memandikan, menemani bermain, menyuapinya makan, membuatkannya susu, menemaninya tidur, bahkan mengurus poopnya atau hal lainnya. hal-hal tersebut merupakan rutinitas yang gue lakukan setiap harinya. terkadang didalam pelaksanaanya, gue juga dibantu oleh pembantu gue. tapi pada dasarnya, pembantu gue tetep sibuk dengan tugasnya untuk membersihkan isi apartment. pagi hari, sebelum dio terbangun, gue harus terbangun lebih awal untuk mendampingi pembantu gue mempersiapkan sarapan. setiap hari gue harus mengatur pengeluaran untuk belanja bulanan, belanja harian, dan juga mengatur pengeluaran biaya perawat dan terapis mama setiap harinya. di akhir bulan, gue harus mengatur pembiayaan untuk listrik dan telfon rumah bekasi, gaji pembantu, gaji asisten perawat. lainnya, gue harus mengelola toko baju muslim nyokap, dengan segala pemasukan dan pengeluaran untuk gaji pegawai-pegawai disana.

hari-hari gue lalui bagai seorang ibu yang tidak memiliki suami. untung aja gue masih punya bokap. gue jadi teringat, cita-cita gue yang lain semenjak kuliah adalah secepatnya menikah, memiliki seorang anak, menjadi ibu yang sholehah. Allah menjawab apa yang gue inginkan. keadaan yang gue alami sekarang bagaikan seorang ibu yang memiliki seorang anak yang harus mengatur keluarganya agar tetap bisa berdiri kokoh bagaimanapun keadaanya. dan hal itu membuat gue sadar bahwa ini tidak mudah.

modal yang gue miliki sekarang bukanlah pengalaman, tau apa gue.. gue melalui hari-hari gue dengan modal kasih sayang dan rasa ikhlas. cuma itu yang gue punya. dengan kasih sayang dan ikhlas, gue bisa menahan ego gue untuk mengenyampingkan sementara cita-cita yang gue punya. dengan kasih sayang dan ikhlas, gue bisa bangun tiap malam untuk mengganti pampers adek dio dan membuatkannya susu, atau juga menidurkannya kembali jika dia terbangun dan menangis. dengan kasih sayang dan ikhlas, gue bisa tidak mengikuti berbagai acara yang dibuat oleh teman-teman gue. dengan kasih sayang dan ikhlas, gue bisa mengajak mama berbicara setiap harinya berbagi cerita demi membangunkan respon mama yang sudah lama lemah walaupun rasanya sangat menyedihkan.

terkadang, keikhlasan guepun diuji. rasa tidak kuat suka hadir dalam hari-hari gue. sehingga pertanyaan, “kenapa harus gue”, “sampai kapan”, “apa gue kuat”, “gue harus gimana”.. itu selalu hadir mengisi hari-hari rapuh gue.

tapi gue harus kembali sadar bahwa semua sudah diatur dengan sangat indah oleh Allah. Allah yang punya rencana atas ini semua, dan Allah memberi cobaan ini karena Allah tau gue sanggup melaluinya.

tapi tetap saja, gue hanya manusia biasa yang mudah rapuh. dulu setiap gue punya masalah, gue selalu menceritakan masalah tersebut ke nyokap gue. nyokap tempat gue berbagi cerita. sekarang? mungkin gue emang bisa menceritakan masalah ke Allah, sambil menangis berdoa untuk menenangkan perasaan gue, tapi tetap ada yang kurang. gue butuh nyokap gue. gue butuh cerita ke seseorang. gue tau gue masih punya bokap, gue masih punya kakak, gue masih punya sodara2, teman-teman, bahkan gue juga punya pacar. tapi, mereka bukan orang-orang yang bisa dengan mudahnya gue curahkan seluruh yang ada di hati dan pikiran gue. gue butuh nyokap gue.

oh iya, ada satu hal yang bisa bikin gue sangat sedih, dimana gue harus melihat bokap gue mengeluarkan air mata ketika bersama nyokap. berbeda dengan gue yang gak akan pernah mau menangis di depan orang lain, bokap lebih mudah mengeluarkan air matanya. gue tau, kalo gue nangis kalo gue sedih, gimana keluarga gue? bubar semua. jadinya yah kalo gue mau nangis itu malam hari diwaktu semua orang tidur. saat itulah gue menangis dan meratapi keadaan (tapi gak setiap saat kok..)hehee..

hmmm…

hari ini hari ke 4 dio sakit, masih demam dan batuk-batuk. karena batuk-batuk itu dio jadi suka muntah dan menangis. cobaan baru lagi yang mengisi hari-hari gue, ibarat game di dalam komputer dimana ketika naik level akan ada aja tantangan yang semakin sulit. ibarat seorang ibu yang sedih dan menderita melihat anaknya sakit, itulah yang gue rasakan sekarang. rasa takut, gelisah, khawatir, dan sedih selalu menghantui gue selama dio sakit. bidadari kecil yang selalu bahagia dan membuat gue ikut bahagia, sekarang menjadi sosok yang lemah tak berdaya. melihatnya menangis membuat hati ini menjadi terpuruk. gue sayang dio dan gue gak mau dia kenapa-kenapa.

tapi..dengan semua kejadian dan keadaan yang gue alami, apa gue harus menjadi sosok yang lemah tak berdaya dan terpuruk dalam keadaan? TIDAK. gue harus kuat, gue harus semangat dan gue selalu bersyukur karena disetiap harinya ada saja hal yang bisa membuat gue tersenyum bahkan tertawa. semua ini tidak seberat apa yang gue pikirkan, walaupun memang berat. gue bisa melalui ini semua, gue yakin dengan janji Allah yang memberi cobaan ini ke gue karena gue mampu.

yah begitulah kehidupan gue beberapa bulan terakhir ini. sungguh LUAR BIASA. diluar dari biasanya.hehehee.. oiya, minggu depan nyokap mungkin mau dioperasi pemasangan tempurung kepalanya. buat siapa aja yang baca ini, mohon doanya yah buat mama. bismillah mudah2an semua lancar.amin.. doain juga dek dio cepet sembuh yah. makasi..

i love you! muah..