Teruntuk Ibundaku

Standard

Halo..

Apa kabar?

Semoga kabar kalian lebih baik dari kabarku hari ini.

Hari ini, aku duduk sambil memandangi ibundaku yang sedang berbaring lemah tak berdaya di ruang icu rs.siloam. Sambil mendengarkan lantunan ayat suci Al-Quran, aku duduk disebelahnya. memandangi wanita hebat satu ini.

“Ibundaku..
Kau tidak berubah. Kau tetap terlihat cantik dan begitu hangat.
Taukah kau bahwa aku sangat menyayangimu?
Tiada hari tanpa doa yang aku panjatkan untukmu, untuk kesembuhanmu.
Teringat kenangan-kenangan manis yang tak terhitung banyaknya, yang hanya dapat membuatku meneteskan air mata.
Teringat betapa manis dan besar kasih sayangmu kepadaku.
Kau Ibunda terhebat.
Ibundaku..
Taukah kau bahwa aku sangat menyayangimu?
Aku sangat merindukanmu.
Aku merindukan senyumanmu, suaramu, tatapanmu, tawa candamu, omelanmu..
Aku tak tau apakah aku akan bisa merasakannya lagi
Ibundaku..
Aku sangat menyayangimu
Tapi aku selalu yakin bahwa Allah menyayangimu lebih dari kasih sayangku padamu.
Aku yakin Allah memiliki rencana lain yang lebih indah untukmu, untuk kita
Apapun itu, aku serahkan padaNya, aku kembalikan padaNya.
Ibundaku..
Kau yang mengajarkan aku untuk selalu bersabar dan ikhlas
Saat inilah waktu yang tepat untukku mempraktekan apa yang kau ajarkan
Saat inilah aku harus bisa hebat sepertimu
Ibundaku..
Kita akan berjuang bersama, Bismillah. Aku yakin akan ada jalan yang terbaik untuk semua ini. Aku akan selalu tersenyum. Aku akan selalu berada disisimu.” 
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s